Selasa, 28 Mei 2019

Kepada Yang Mulia para Atasan/Pimpinan

Menanggapi sikap Bapak , saya berfikiran positif
Bapak mau melihat sendiri kondisi dilapangan bagaimana kondisi di perusahaan khusus nya produksi.
Itulah fakta yang Bapak temui dan membuat bapak berlaku seperti itu..
Jika Bapak beranggapan bahwa ini adalah suatu kegagalan, maka kegagalan itu adalah kegagalan pimpinan.
Tanggung jawabnya adalah tanggung pimpinan mulai dari atas sampai ke bawah.
Tentu saja Bapak sendiri yang sangat bertanggung jawab.
Ada satu hal yang mungkin bawahan bapak lupa menyampaikan.
Sebaiknya jika Bapak mau menilai orang....di wilayah yang Bapak pimpin, itulah yang dinilai...
Kirim dan ikuti seorang operator secara diam diam mulai dari berangkat kerja sampai dia kembali ke rumah
Ukur waktunya.
Lihat respon operator
Lihat cara mereka bekerja
Manusiawikah mereka
Dengan cara begini Bapak akan mendapatkan data yang sangat akurat dan bisa dipertanggung jawabkan serta bisa menghapus kesan kurang baik.
Berbicara soal manusiawi, lihat juga , apakah memang operator operator, yang merupakan anak buah bapak diperlakukan manusiawi.
Lihat makanan mereka, lihat minuman mereka, lihat pakaian mereka dan jangan lupa lihat wajah mereka dengan hati.
Lihat dengan hati yang jernih.
Lihat baju lusuh mereka, lihat mata merah mereka Bapak akan mendapat banyak hal yang akan mengejutkan Bapak sendiri.
Dan data yang Bapak peroleh bukan hanya bisa digunakan sini, tetapi juga bisa sampai ke tempat yang lain. Bahkan bisa anda jadikan contoh di perusahaan yang lain
Bapak lihat  mereka, tanya kapan mereka berangkat dari rumah dan kapan mereka pulang.
Kapan mereka bisa berkumpul dengan keluarga.
Tanya bagaimana kondisi anak anak mereka, tanya bagaimana istri mereka.
Panggil pimpinan mereka, panggil direktur mereka, panggil semua pihak yang berkepentingan .
Akan lebih banyak hal yang Bapak peroleh ketimbang hanya menemukan kesalahan yang bapak lihat
Data Bapak akan sangat berguna.
operator di lapangan adalah operator  yang sudah siap bekerja dan tidak perlu dipelototin 24 jam, juga kalau dipelototin gak ada gunanya karena operator punya tanggung jawab masing masing
Beda jika Bapak meninjau di perusahaan  yang lain .
operator  perlu dipantau terus langsung dan
Ini memang perlu ada petugas yang memantau
Akan lebih bagus juga Bapak melihat pendapatan mereka.
Tanya satpam, tanya pegawai, tanya cleaning servis..office boy,petugas pencuci bowl.. berapa pendapatan mereka.
Apa yang mereka bawa pulang.
Apakah mereka memiliki rumah.
Cukupkah pendapatan mereka untuk membeli atau hanya menyewa rumah dari gaji yang mereka bawa pulang.
Terima kasih kepada Bapak, karena dengan cara begini sebetulnya membuka juga ruang bagi kami agar bapak  memperlakukan operator  lebih manusiawi ...kedepannya dengan jam kerja yang jelas sama seperti pegawai lain.
Wajar juga jika kami meminta diperlakukan layak, bekerja yang layak, istirahat yang layak.
Beranikah Bapak memberlakukan untuk bagian yang lain jam kerja dengan jam kerja yang sama.
Jika kami sudah bekerja sudah 40 jam dalam seminggu maka kami boleh istirahat di rumah tanpa diganggu oleh panggilan pangilan
Jika bisa ....kami salut dan kami sangat mengapresiasi Bapak.

salam
hendro putranto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar